LEBAK — zonabantennews.my.id
Dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memeriahkan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Masjid Jami Al Muawanah, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar lomba qasidah rebana, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, jajaran Karang Taruna Desa Bojongleles, serta para peserta lomba qasidah rebana.
Kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Sebanyak 25 peserta turut ambil bagian dalam perlombaan. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Lebak, tetapi juga datang dari Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.
Lomba qasidah rebana menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan yang tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat dan kreativitas dalam seni Islami.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, perlombaan tersebut melibatkan tiga dewan juri, yakni Rukeami, Asrorudin, dan Ustazah Ipat. Ketiganya bertugas menilai penampilan para peserta berdasarkan sejumlah kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia.
Ketua Panitia, Samsul Hidayat, mengatakan kegiatan lomba qasidah rebana diharapkan dapat memberikan semangat kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda, untuk terus memeriahkan berbagai kegiatan keagamaan.
“Selain untuk memeriahkan PHBI dan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan lomba qasidah ini juga menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi sesama peserta dan masyarakat. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujar Samsul.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi hal positif. Selain menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam seni qasidah rebana, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat serta memperkuat rasa kebersamaan.
Sementara itu, salah seorang peserta dari Rangkasbitung, Hj. Samsiah, mengaku antusias mengikuti lomba qasidah rebana tersebut. Ia mengatakan persiapan untuk mengikuti perlombaan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
“Kami ikut berpartisipasi dalam lomba qasidah rebana ini. Persiapannya kurang lebih hanya dua minggu sebelumnya, tetapi kami tetap berusaha memberikan penampilan yang terbaik,” ungkap Hj. Samsiah.
Dengan adanya kegiatan tersebut, panitia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, lomba qasidah rebana diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni Islami, sehingga kesenian qasidah rebana tetap lestari dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan tali silaturahmi antarwarga, tidak hanya dari Kabupaten Lebak, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya.
Rep :Jamal


