Iklan

Dua Tahun Jadi Tokoh Banten, Dua Kado Di Suguhkan AS Untuk Banten

Redaksi Mediazonabantennews.my.id
Minggu, 12 Juli 2026, Juli 12, 2026 WIB Last Updated 2026-07-12T12:35:15Z


Lebak- zonabantennews.my.id

 Berinisial AS tokoh Banten baru dua tahun menahkodai Banten telah sukses memberikan dua buah kado istimewa kepada warga Banten.

Namun kado istimewa AS sangat terasa tak sedap ,aroma bau busuk begitu kental seakan tak mau sirna sirna dari pendengaran warga Banten.12/7/2026.


Dua kado itu diantaranya.

1. Berdasarkan hasil Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK) ada kelebihan bayar APBD Provinsi Banten tahun 2025 sebesar Rp 2,7 milyar dinas kesehatan dan Rp 3,19 milyar Dinas PUPR Banten

2. Kasus asusila ,hasil pengakuan perempuan bernama Ida Farida 


Keberhasilan AS tidak sebaik dari para tokoh Banten sebelumnya yang menjadi pemimpin Banten. 

Yang tak di miliki kelebihan AS oleh para pendahulunya adalah Asusila atau pelecehan seksual kepada perempuan bukan istrinya.


Eli Sahroni menilai, selama pemimpinya tak memiliki akhlak dan moral yang baik maka Banten jauh dari berhasil,maju dalam membangun Banten tak begitu menjadi perguncingan di level akar rumput.


Kalangan menengah kebawah bukan pada persoalan korupsi.

Sejak Banten menjadi provinsi korupsi hingga saat ini menggurita tak bisa di hentikan kendati Gubernurnya saat kampanye dengan suara lantang menolak bentuk korupsi dan di pastikan pemprov Banten tidak akan ada korupsi seandainya AS - Dimyati terpilih menjadi Gubernur - Wakil Gubernur Banten.


AS tokoh Banten yang saat ini lagi nge-tren namanya ,bukan karena jabatanya tapi lantaran kejahatan seksualitasnya kepada perempuan yang bukan istrinya.


Seandainya ada keberhasilanya menahkodai Banten,hilang oleh rusaknya kepribadian akhlak dan moralnya. Korupsi paktanya tetap ada di sejumlah OPD ,antara lain Dinas Kesehatan sebesar Rp 2,7 milyar dan Dinas PUPR Rp 3,19 milyar serta di OPD lain kendati nilainya kecil.


"Siapa bilang AS berhasil nahkodai Banten,faktanya korupsi tetap ada di OPD Dinkes dan PUPR termasuk program unggulan AS , proyek jalan desa ( Bang Andra ) hampir satu milyar korupsinya", kata Eli Sahrini kepada media dalam rilisnya



Menurut Eli Sahroni, korupsi memang bagian dari moralitas dan ahlak seseorang,namun korupsi di indonesia sudah bukan lagi menjadi rahasia umum. Hal yang tak lagi nge-tren kalau bicara tentang korupsi di Indonesia terlebih di Banten karena sejak pemprov Banten berdiri korupsi yang tak bisa di hentikan oleh Gubernur bahkan Gubernurnya juga korupsi ,itulah fakta yang ada di Banten.


Kalau bicara akhlak moralitas kepribadian seseorang yang sangat menjijikan dari orang yang daulat menjadi tokoh Banten melakukan perbuatan amoral ,pelecehan seksual terhadap perempuan inilah perkara yang sesungguhnya tidak bisa di berikan toleransi pengampunan tanpa penegakan hukum etika atau hukum lain yang mengatur tentang seorang pemimpin melakukan pelecehan seksual atau melakukan tindakan amoral menyetubuhi perempuan yang bukan muhrimnya di sebuah hotel.


Dikatakanya ,sesungguhnya akhlak dan moral adalah bagian dari prilaku kepribadian seorang pemimpin Banten yang bokbrok.


" Jika saja para pendiri Banten,sebut saja Sultan Maulana Hasanudin alias Pangeran Saba Kingking pendiri kesultanan atau kerajaan Banten pertama beliau yang menjadi pemimpin sistem kepemerintahanya pasti murka dengan adanya kasus AS tokoh Banten notabene raja Banten yang saat ini memimpin Banten memiliki akhlak dan moral telah melecehkan perempuan non muhrimnya", kata King Badak sebutan lain dari Ketum Badak Banten Perjuangan. 


Masih dikatakan King Badak, kalau pendiri kerajaan atau kesultanan Banten pertama masih hidup dapat kita bayangkan kemurkaannya ketika mendengar peristiwa rusaknya moralitas dan akhlaknya AS tokoh Banten pemimpin Banten saat ini. 


Lebih lanjut , King Badak mendesak rakyat Banten agar bangun dari tempat tidur ,buka mata dan hati yang bersih apa tidak terpikirkan marwah Banten telah rusak dengan perbuatan seorang tokoh Banten sang pemimpin Banten saat ini. 


" Jihad yang paling utama adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim, itulah pesan dalam HR Abu Daud dan Tarmizi", imbuhnya. 

Tim/Red

Komentar

Tampilkan

  • Dua Tahun Jadi Tokoh Banten, Dua Kado Di Suguhkan AS Untuk Banten
  • 0

Terkini