Iklan

Proyek di Kampung Cipeucang, Desa Muncangkopong, Disorot: Warga Pertanyakan Papan Proyek dan Sumber Anggaran

Redaksi Mediazonabantennews.my.id
Kamis, 15 Oktober 2026, Oktober 15, 2026 WIB Last Updated 2026-10-15T07:27:02Z


LEBAK, — zonabantennews.my.id

 Proyek pembangunan yang berlokasi di Kampung Cipeucang, RT 014/RW 004, Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya, di lokasi proyek tersebut diduga belum terlihat papan informasi proyek yang memuat keterangan mengenai sumber anggaran, pelaksana kegiatan, dan informasi lainnya,15/10/2026.


Ketua Samson Sanjaya kolap (DPC BPPKB) lemak mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek tersebut. Ia menilai, keterbukaan informasi merupakan hal penting agar masyarakat dapat mengetahui sumber pendanaan serta legalitas kegiatan pembangunan yang berlangsung di wilayahnya.


“Di wilayah masyarakat, seharusnya ada papan informasi proyek. Ini sumber anggarannya dari mana? Izin lingkungannya bagaimana? Izin dari desa mana? Jangan sampai Desa Muncangkopong, khususnya Kecamatan Cikulur, dijadikan ladang proyek yang tidak jelas,” tegas Samson dengan nada tinggi saat berada di lokasi proyek.


Sementara itu, Samson bersama Sanjaya selaku koordinator lapangan (korlap) DPC BPPKB Lebak menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai belum transparan.


Menurutnya, proyek tanpa informasi yang jelas berpotensi menimbulkan kecurigaan masyarakat, terutama terkait kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, serta dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.


“Kami tidak akan tinggal diam. Proyek seperti ini patut dipertanyakan dan perlu diperiksa oleh instansi terkait agar semuanya jelas dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, perwakilan GPO, KKPMP, dan LPK-MP menyatakan akan mengawal persoalan tersebut. Mereka meminta Kepala Desa Muncangkopong, Camat Cikulur, Dinas PUPR Kabupaten Lebak, serta Satpol PP Kabupaten Lebak untuk segera turun ke lapangan guna melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut.


Mereka juga meminta agar aktivitas proyek dipertimbangkan untuk dihentikan sementara sampai informasi dan kelengkapan administrasi yang diperlukan dapat diperjelas oleh pihak yang bertanggung jawab.


“Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut hingga memicu kemarahan masyarakat. Kami meminta instansi terkait segera turun tangan dan melakukan pemeriksaan,” tegasnya.


Hingga berita ini diturunkan, menurut keterangan penulis, belum ada pihak penanggung jawab proyek yang memberikan penjelasan secara langsung kepada pihak yang mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan tersebut.


Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi proyek. Pihak terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi agar tidak berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat.


Tim : GWI

Komentar

Tampilkan

  • Proyek di Kampung Cipeucang, Desa Muncangkopong, Disorot: Warga Pertanyakan Papan Proyek dan Sumber Anggaran
  • 0

Terkini

Topik Populer