Iklan

Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling untuk Masyarakat Bayah, Lebak

Redaksi Mediazonabantennews.my.id
Senin, 10 Agustus 2026, Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T05:56:33Z


Serang –zonabantennews.my.id

 Polda Banten melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) menghadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling bagi masyarakat di wilayah Bayah, Kabupaten Lebak. Layanan ini menjadi upaya Polda Banten untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar proses perpanjangan SIM dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat dan praktis.


Layanan SIM keliling tersebut akan dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan sasaran masyarakat di wilayah Bayah dan sekitarnya, Kabupaten Lebak.


Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut perlu menyiapkan sejumlah persyaratan, yakni KTP asli dan fotokopi, SIM asli dan fotokopi, surat keterangan sehat jasmani, serta surat keterangan sehat rohani.


Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kehadiran layanan SIM keliling merupakan bentuk komitmen Polda Banten dalam memberikan pelayanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.


“Polda Banten terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat dan praktis. Melalui layanan SIM keliling ini, masyarakat Bayah dan sekitarnya dapat memanfaatkan pelayanan perpanjangan SIM tanpa harus menempuh jarak yang jauh,” ujar Maruli pada Senin (10/08).


Menurutnya, pelayanan yang dekat dengan masyarakat diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu memastikan kelengkapan administrasi berkendara.


“Kami mengajak masyarakat Bayah dan sekitarnya untuk memanfaatkan layanan ini dengan membawa seluruh persyaratan yang telah ditentukan. Pastikan SIM tetap aktif dan tertib dalam memenuhi ketentuan administrasi berkendara,” katanya.


Maruli menambahkan, kepemilikan SIM yang masih berlaku merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan mendukung keselamatan seluruh pengguna jalan.


“Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan SIM yang aktif dan kepatuhan terhadap aturan, kita wujudkan perjalanan yang aman, nyaman dan tertib,” tutup Kabidhumas Polda Banten.


Polda Banten mengajak masyarakat Bayah, Kabupaten Lebak, untuk memanfaatkan layanan SIM keliling tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat, mudah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Bidhumas).

[10/8, 12.04] +6281323457193: Jalan kabupaten Ambrol 4 thn tidak ada kepastian diperbaiki.

 Warga Desa Medono swadaya

 perbaiki Jalan Alternatif Kaliwiro-Wadaslintang Kabupaten wonosobo .



Wonosobo.


Hari senin 9 Agustus 2026

warga desa Medono kecamatan Kaliwiro beberapa hari melakukan perbaikan Jalan alternatif yang menghubungkan Kaliwiro ke Wadaslintang Kabupaten Wonosobo.

Jalan yang merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten wonosobo ini benerapa tahun yang lalu mengalami ambles sedalam hampir 30 cm sepanjang seratus meter.

Namun dalam kejadian tersebut saat itu hanya. Di tambal dan tanpa ada pekerjaan konstruksi yang layak.

Hingga beberapa Tahun warga yang melalui jalan tersebut melihat tidak ada tindakan dari dinas terkait untuk berupaya memperbaiki sehingga menjadi keprihatinan warga maupun pengguna jalan alternatif tersebut.bahkan para angkutan jalan yang biasa membawa hasil bumi apabila mengirim hasil bumi harus memutar melewati Wadaslintang yang hampir 20 km.


Saya kalau bawa muatan baik kayu atau ketela ke Wonosobo lebih baik melalui wadas lintang. Yang memutar hampir 20 km.karena kalau lewat jalan Medono sudah beberapa kali peer mobil putus.." ungkap kasno sopir truk.


Dari kejadian tersebut Warga medono ber inisiatif untuk memperbaiki akses jalan yang ambles dengan cara pengecoran secara swadaya dan patungan uang sendiri dengan para sopir angkutan baik pribadi maupun angkutan umum.


Kegiatan ini murni hasil sumbangan para warga sekitar dan warga desa medono dan para sopir kendaraan angkutan maupun pribadi hal ini dilakukan karena tidak adanya perhatian fari pemerintah daerah maupun dinas yang bertanggung jawab." Ungkap Sukaryo salah satu warga sekitar.

Saat di tanya awak media warga sudah merasa capek karen tidak ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat walau ini merupakan jalan alternatif kabupaten Wonosobo .


 Kegiatan pengecoran jalan secara swadaya ini merupakan murni hasil sumbangan warga dan sopir bahkan hingga tiga hari dikerjakan." Tambahnya.

Dari kegiatan ini warga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk selalu memperhatikan akses jalan yang merupakan akses urat nadi ekonomi bagi masyarakat .


Tim KJN.

Komentar

Tampilkan

  • Polda Banten Hadirkan Layanan SIM Keliling untuk Masyarakat Bayah, Lebak
  • 0

Terkini