Lebak - zonabantennews.my, id
Sebuah video di akun Tiktok milik seseorang yang mengaku wartawan media online meng aploud fisik pembangunan irigasi P3-TGAI di Desa Giri Mukti Kec Cimarga Kab Lebak tidak sesuai spesifikasi kontruksi dalam pasangan batu belah di bangunan tersebut.
Narasi yang di bangun pada video tersebut sangatlah diskriminatif dan menyudutkan pihak P3A Cinali Makmur pelaksana program P3-TGAI Desa Giri Mukti Kec Cimarga.
Pasalnya fisik bangunan itu berada di luar areal yang harus di bangun irigasi oleh P3A Cinali Makmur. Kendati fisik bangunan tidak di teruskan itu tak akan jadi suatu perkara menakutkan karena bukan masuk pada areal yang harus di bangun irigasi oleh P3-TGAI. Hal itu dikatakan Ade Tenaga Pendamping Masyarakat ( TPM) P3A Cinali Makmur kepada media ini dilokasi
Ketua Kelompok P3A Cinali Makmur mengatakan , kualitas fisik bangunan tidak ada yang melanggar spesifikasi dan RAB ,matrial dan pemasangan batu itu sesuai juklak dan juknis.
" Kami tak berani melanggar spek dan RAB,Kami para petani ingin irigasi ini benar-benar kuat dan berkualitas agar bermanfaat lebih panjang lagi kedepanya", kata Endi Ketua P3A Cinali Makmur
Ketua DPAC Badak Banten Perjuangan Kec Cimarga Udin Dolar turun kelokasi di dampingi Aa Solihin Pengurus DPP Badak Banten Perjuangan meninjau langsung pelaksanaan pembangunan irigasi tersebut.
Adapun tuduhan fisik tidak sesuai spesifikasi itu tidak benar,dan berita itu tidak sesuai fakta kondisi fisik yang sebenarnya", kata Udin Dolar kepada media ini dilokasi
Sedangkan Program irigasi P3-TGAI disambut baik oleh warga Desa Guri mukti hususnya para petani pengguna air, seperti yang dikatakan tokoh masyarakat setempat kebetulan berada dilokasi.
" Kami warga disini sangat terimakasih telah di bangun irigasi oleh pak presiden Prabowo melalui program P3-TGAI ini, fisik sangatlah bagus tidak ada matrial yang jelek", terang Madsuni tokoh masyarakat desa Giri Mukti dilokasi.
Tim:GWI/Red


