zonabantennews.my.id
Disinyalir Terbengkalai, Serta Juga Tidak Jelas Nilai Anggaran Dana Kontrak Telah DiKerjakan, Dugaan Setengah Hati Alias Ditemukan Retak-Retak.
Birem Buntong | Sesuai hasil temuan investigasi, antara pihak lembaga swadaya masyarakat (lsm) bungoeng lam jaroe aceh di kota langsa. Dan bersama salah satu seorang masyarakat setempat, beserta wartawan media ini. Kemarin, pada tanggal 2 januari 2026 lalu. Diduga pembanguan saluran drainase desa gampong birem buntung kecamatan langsa baro kota langsa-aceh, tepatnya. Berlokasi di perbatasan antara dusun nelayan dan dusun mesjid.
Yang di kerjakan pada tahun 2025 lalu, disinyalir terbengkalai. Serta juga tidak jelas nilai anggaran dana kontrak asal usul dananya, yang kini juga telah usai di kerjakan. Hasil pantauan lsm dan wartawan media online ini, dugaan setengah hati di kerjakan oleh pihak pelaksana rekanan kontraktor. Dan juga, di temukan retak-retak pada bagian hasil pengecoran plat beton saluran drainase tersebut.
Ironisnya lagi, tanpa ada kejelasan dari pihak mana pun. Yang mengerjakan proyek pembangunan saluran drainase plat beton itu, ketika wartawan media online ini. Bersama aktivis lsm bungoeng lam jaroe aceh di kota langsa, terdengar pula. Dari kata komentar salah satu seorang masyarakat berinislal "Har", dirinya sungguh sangat kecewa atas tindakan oleh pihak pelaksana rekanan kontraktor tersebut.
"Kami sangat kecewa, apa yang telah di lakukan oleh pemborong itu. Masuk untuk kerja sama, diduga tanpa adanya kordinasi kepada pihak gampong atau masyarakat setempat. Mereka langsung datang, dan langsung mereka kerjakan. Tanpa ada basa basi, dan plang papan nama proyeknya tidak ada di tampilkan secara publik. Apa lagi itu proyek berasal dari kantor dinas mana, kami pun tidak tau. Bapak-bapak lihat saja, dengan hasil mereka kerjakan. Banyak sekali yang retak-retak, di tambah lagi sompel-sompel. Dan saluran drainase jenis plat beton itu, tanpa adanya di lakukan pekerjaan pengacian (plaster) menggunakan semen halus.
Mereka kami lihat, sewaktu mengerjakan proyek pembangunan drainase ini. Pada saat pasca banjir mereka kerjakan juga, di tambah lagi. Banyaknya semen-semen merek merah putih, masih dalam kemasan karung yang terbilang begitu saja. Terendam oleh air banjir", ujarnya berinsial "Har", pada saat itu 2/01/2026 sekitar pukul.11.45.wib.
Tak ketinggal pula, bung "zulfadli s sos i mm". Selaku aktivis lembaga swadaya masyarakat (lsm) bungeong lam jaroe aceh di kota langsa, juga turut mengomentari dalam hal kejadian tersebut. Bung "zul" juga dengan tegasnya dan lantangnya, mengatakan "wah. Cukup hebat juga ya, pemborong itu. Dengan di kerjakan asal jadi, juga tanpa adanya kejelasan keterbukaan informasi publik. Plang papan nama proyek tidak terpasang, serta juga main tinggal begitu saja. Wah-wah, ini bisa kita laporkan dan bisa kita surati pihak aparat penegak hukum daerah aceh atau pun pihak aparat penegak hukum daerah kota langsa. Agar dapat di lidik dan di sidik secara mendetail, dari mana asal usul dana anggaran itu. Dan siapa pihak rekanannya yang mengerjakan asal jadi saja", pungkas bung "zul" kepada wartawan media ini jumat 2/12/2026, sekitar pukul.12.00.wib.
(Jihandak Belang/Pasukan Ghoib/Team LSM BLJ Aceh)


0 Komentar